Ketua Bidang Kampanye Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Yogiawan meminta aparat memberikan penjelasan yang terbuka terkait dugaan keterlibatan aktor-aktor tersebut. Menurutnya, aparat juga harus melakukan proses penegakan hukum secara transparan terhadap nama-nama aktor tersebut.
"Kalau memang menyebut nama, (kami) minta ini transparan dan akuntabel, kenapa sebut nama ini. Jangan sampai sebut nama (tapi) tidak jelas juga," kata Arif dalam konferensi pers di kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai prosedur hukum, perlu transparan dan akuntabel. (Biasanya) walau kemudian ada proses, tapi tidak dibuka prosesnya, ini akan memunculkan kecurigaan," tuturnya.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan berdasarkan hasil pemetaan polisi diketahui bahwa pria berinisial PU memiliki sebanyak delapan 'kaki' yang ia tugaskan untuk memimpin sejumlah wilayah berbeda.
Mereka adalah Egianus di wilayah Mugi dan Alguru; PL dan OW di wilayah Mapenduma dan Kenyam; RL di wilayah Mbua, Habema, dan Ilkema; A di wilayah Paro dan Nduga; NT di wilayah Habema dan Ilkema; BT di wilayah Nduga; serta GT di wilayah Kali Dumit dan Kali Min.
"Saat ini pasukan gabungan TNI Polri dan dengan penuh semangat tanpa pantang menyerah terus melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB tersebut," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (13/12).
Penembakan pekerja PT Istaka Karya dilakukan oleh KKB di Kali Yigi dan Kali Aura Distrik Yigi Kabupaten Nduga pada 2 Desember 2018 silam.
Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan pihaknya telah memastikan seluruh korban tewas kasus penembakan di jembatan di jalur Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua yang dilakukan KKB merupakan pekerja PT Istaka Karya.
"Seluruh 16 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Iya semuanya pekerja PT Istaka Karya," kata Dax saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/12).
Dax mengatakan seluruh korban tewas tersebut telah berhasil diidentifikasi dan dilakukan otopsi di RS Charitas, Timika, Papua usai dilakukan evakuasi sejak Selasa (3/12) hingga Jumat (7/12). (mts/osc)