Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan pihaknya sudah bergerak cepat memastikan keamanan Jembatan Cikadongdong. Jembatan yang sebelumnya dikhawatirkan terdampak longsor tersebut dipastikan kini aman untuk dilintasi kereta.
"Alhamdulillah, penanganan yang sigap dan cepat dari tim Daop 2 berjalan baik dan pada pukul 15.20 WIB, KA 23 yaitu KA Argo Parahyangan tujuan Jakarta adalah kereta yang pertama melewati lokasi," kata Joni saat dikonfirmasi, Sabtu (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya kenyamanan pengguna kereta api pada hari ini," ujarnya.
Kondisi tanah longsor diketahui berdasarkan laporan masinis KA Argo Parahyangan tambahan yang lewat di Km 133 + 4/5 antara Stasiun Cikadongdong dan Stasiun Rendeh pada pukul 12.45 WIB.
Mendapat laporan tersebut, lanjut Joni, pihak Daop 2 segera melakukan perbaikan dan untuk sementara menghentikan operasi kereta yang akan melewati lokasi.
Menurut Joni, terdapat lima perjalanan kereta api yang sempat tertahan, dua KA Argo Parahyangan menuju Jakarta dan 3 KA Argo Parahyangan menuju Bandung.
"Demi keselamatan perjalanan kereta api, beberapa kereta api ditahan di stasiun terdekat. Oleh karena itu akan terjadi keterlambatan kedatangan dan keberangkatan menuju arah Jakarta atau sebaliknya," jelasnya.
Joni menambahkan bahwa di musim penghujan ini, pihaknya akan terus bersiaga. Khusus di wilayah Daop 2 ata Bandung dan sekitarnya, terdapat 47 titik jalur kereta api yang rawan terdampak bencana alam.
"Hal ini berkaitan dengan kondisi jalur kereta api di Daop 2 yang melewati daerah-daerah yang memiliki curah hujan ekstrim sehingga berpotensi pada gangguan perjalanan kereta, seperti banjir, longsor, atau amblas," terangnya. (hyg/agi)