"NasDem tidak kalah dengan partai lain yang lahirnya sudah puluhan tahun. Tujuh tahun membangun NasDem seakan baru berusia tujuh bulan," kata Surya saat acara Temu Kader di Tuban, Jawa Timur, Minggu (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hadapan ribuan kadernya, Surya Paloh juga mengatakan, di tahun politik ini ada banyak tugas berat yang harus dihadapi dalam mempersiapkan pemilu serentak.
Sejumlah artis hadir untuk pendaftaran bakal calon legislatif dari Partai NasDem di KPU Pusat, Jakarta, Senin (16/7). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
"Tanpa usaha keras dan sungguh-sungguh, tanpa kemampuan dan militansi, maka akan sulit bagi NasDem untuk naik peringkat," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya memiliki satu cita-cita bersama, maka semangat spirit dan tujuan kesamaan dalam mengantarkan tercapainya cita-cita besar.
Sebelum melakukan temu kader yang digelar di lapangan Widang, Tuban, Surya Paloh juga melakukan sowan ke KH Ubaidillah Faqih (Gus Ubaid) di kediamannya di komplek Pondok Pesantren Langitan, Tuban.
Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi Partai NasDem sebagai salah satu dari lima partai yang mungkin tak lolos angka ambang batas parlemen atau parliamentary trashold sebesar 4 persen.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Mereka diprediksi menempati urutan keenam hingga ke-10 di Pileg 2019. Rinciannya, PKS di urutan keenam dengan 3,9 persen; PPP di posisi ketujuh dengan 3,2 persen.
Sementara, Partai NasDem diprediksi akan berada di posisi ke-8 dengan raihan 2,2 persen. Selain itu, Partai Perindo di posisi ke-9 dengan 1,7 persen, dan PAN di posisi ke-10 dengan raihan 1,4 persen suara.
Survei ini dilakukan dengan metodologi multistage random sampling pada 12-19 Agustus 2018 dengan jumlah 1.200 responden. Wawancara dilakukan tatap muka dengan margin of error lebih kurang 2,9 persen.
(frd/ain)
Sejumlah artis hadir untuk pendaftaran bakal calon legislatif dari Partai NasDem di KPU Pusat, Jakarta, Senin (16/7). (
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi