Namun, menurutnya, uang tersebut belum diterima oleh terduga pelaku yang berjumlah tiga orang setelah selesai merusak atribut Partai Demokrat di dua kawasan, Jalan Jenderal Sudirman dan Tenayan Raya, Pekanbaru.
"Motif pelaku karena dijanjikan dibayar Rp150 ribu, tidak ada motif lain," kata Widodo saat memberikan keterangan pers di Pekanbaru, Senin (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih dalam penyelidikan, jadi dijanjikan kamu lakukan ini saya bayar Rp150 ribu," katanya.
"Masyarakat jangan mudah terprovokasi, baik di media sosial pemberitaan hoaks waspada, cermat, dan masyarakat pandai lihat berita ini bisa dipertanggungjawabkan atau hanya bohong belaka," katanya.
Dia juga meminta seluruh jajaran petinggi partai di Riau agar berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban dalam masa kampanye Pemilu 2019 dengan tetap mengedepankan etika hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Itu jangan dilupakan, jangan sekadar berkompetisi," katanya.
Ketiganya, yakni HS untuk kasus yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman serta KS dan MW untuk kasus yang terjadi di Tenayan Raya.
Polisi pun telah melakukan penahanan terhadap tiga tersangka. Penahanan dilakukan karena tindak pidana yang dilakukan memiliki ancaman lima tahun penjara. (mts/osc)