Luhut Sebut Elektabilitas Turun karena Ma'ruf Absen Kampanye

CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 18:54 WIB
Luhut Sebut Elektabilitas Turun karena Ma'ruf Absen Kampanye Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan turunnya elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak lepas dari absennya Ma'ruf dari sejumlah kegiatan kampanye beberapa waktu belakangan. 

"Ya karena belum turun itu, belum turun ke lapangan," ujar Luhut saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (17/12). 
Hasil survei tim kampanye internal Jokowi-Ma'ruf, Bravo 5, menunjukkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 itu masih kalah dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga Uno di beberapa daerah, termasuk Banten. 

Luhut meyakini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf akan meningkat jika Ketua Umum MUI itu sudah mulai kampanye kembali ke lapangan. Menurut dia, Ma'ruf memiliki peran cukup signifikan untuk mendongkrak elektabilitas Jokowi. 
"Bisa, bisa. Nanti kalau sudah turun tahu kita (berapa persen)," katanya. 


Dari sejumlah pemberitaan menyebutkan bahwa Jokowi-Ma'ruf masih unggul di Pulau Jawa dengan perolehan angka 59,2 persen. Hasil ini diperoleh dari survei internal yang dilakukan tim Bravo 5, tim kampanye Jokowi-Ma'ruf yang dibentuk Luhut. 

Meski unggul, namun terjadi penurunan bahkan jumlah suara yang masih kalah dari pasangan Prabowo-Sandi. Salah satunya di daerah Banten. 

Pada November lalu, Jokowi juga telah menyampaikan bahwa dia bersama Ma'ruf masih kalah sembilan persen di Banten. Meski
tak merinci lembaga survei yang ia maksud, Jokowi menekankan dirinya masih tertinggal dengan Prabowo-Sandi.
Ma'ruf sendiri sejak akhir November lalu terpantau tak beraktivitas melakukan kampanye keluar kediaman pribadinya. Ma'ruf hanya menerima tamu dan deklarasi para relawan di kediamannya, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengaku kakinya sedang terkilir. Kendati begitu, ia mengaku tetap nekat untuk melakukan sejumlah kunjungan ke berbagai daerah. (pris/dea)