Sebelumnya, Usamah menyebut Prabowo memukul meja dan berbicara lantang dalam forum Dewan Penasihat PA 212 lantaran ada pihak yang meragukan keislamannya.
Slamet mengamini bahwa Prabowo sempat sedikit menggebrak meja, bukan memukul. Namun itu dilakukan bukan didasari oleh amarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Slamet lalu membeberkan salah satu pernyataan Prabowo dalam rapat tersebut.
Menurut Slamet, Prabowo bukan marah. Prabowo justru ingin menunjukkan dengan tegas bahwa dirinya bakal memperjuangkan umat Islam.
"Ini menunjukkan keseriusan beliau untuk membela ulama dan Islam sebagai agama mayoritas," kata Slamet.
Sekjen Forum Umat Islam Muhammad Al Khathath juga menyatakan hal serupa. "Mungkin (Usamah Hisyam) salah persepsi," kata Al Khathath.
"Bohong Besar. Tidak ada satu pun ucapan Usamah yang sesuai dengan kenyataan pada Ijtima," tutur Yusuf melalui pesan singkat.
Eks anggota Dewan Penasehat PA 212, Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam. (CNN Indonesia/Dhio Faiz). |
Minta Umat Islam Tak Terpengaruh
Lebih lanjut Yusuf Martak yakin umat Islam yang percaya dengan kepemimpinan Prabowo tidak terpengaruh dengan isu miring tersebut. Kata dia, umat Islam tetap akan mendukung penuh Prabowo-Sandi hasil Ijtima Ulama II yang digagas GNPF Ulama.
"Insya Allah tidak akan berpengaruh sedikitpun," ucap Yusuf.
"Jangan percaya isu negatif dari kubu sebelah, tetap dalam komando ulama, khususnya Habib Rizieq Shihab," ucap Slamet. (bmw/osc)
