"Apa tantangan terbesar di Jakarta, mungkin menyebutkan kemacetan, banjir, tapi bagi kami kebutuhan bahan pokok, pasokan bahan pokok harus terjamin," kata Anies saat peresmian mesin pengolah beras milik Food Station Tjipinang di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (20/12).
Food Station adalah BUMD DKI yang bergerak di bidang pangan. Dalam acara itu Anies juga mengapresiasi Food Station karena telah mengeluarkan sejumlah teknologi untuk menjamin pasokan bahan makanan ke Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu Anies juga memastikan kebutuhan bahan pokok di Jakarta sampai akhir tahun ini terjamin aman.
Dirut Food Station Arief Prasetyo Adi ikut memastikan pasokan bahan pokok di Jakarta sejauh ini masih terkendali.
Arief menyebut pihaknya telah melakukan berbagai langkah sistematis guna menjamin ketersediaan bahan pokok bagi warga Jakarta.
Kerja Sama Kelola Sampah
Anies pada hari ini juga menyatakan bakal melakukan sejumlah kerja sama dengan pemerintah daerah lainnya yang tergabung dalam Jabodetabekjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur).
Kerja sama itu di antaranya meliputi pembangunan trash rack atau saringan sampah, tempat pengelolaan sampah (TPS), hingga pembangunan park and ride.
Untuk pembangunan saringan sampah Pemprov DKI kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat dan Banten.
"Jadi kita sungai-sungai sebelum masuk di Jakarta akan dibuatkan semacam bendungan seperti yang ada di (pintu air) Manggarai," kata Anies di Balai Kota Jakarta.
Dengan saringan sampah tersebut, Anies berharap sampah-sampah dari daerah lain tidak mengalir ke sungai-sungai di Jakarta.
Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Premi Lasari mengatakan Jawa Barat dan Banten akan mencarikan lokasi strategis untuk pembangunan TPS. Ia mencontohkan lahan strategis itu bisa berlokasi di pinggir jalan tol.
Dalam kerja sama ini, kata Premi, pemerintah kota dan pemerintah kabupaten juga akan melakukan perencanaan pembangunan. Nantinya, rencana itu akan diserahkan pada Pemprov DKI untuk kemudian ditindaklanjuti.
Pemprov DKI, sambung Premi, akan mengupayakan pelaksanaan konstruksinya.
"Baik dengan mekanisme APBD ataupun dengan KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha) ataupun dengan yang lainnya," ujarnya. (dis/wis)