Bebas 24 Januari, Ahok Akan Besuk Isteri Jenderal Hoegeng

CNN Indonesia | Jumat, 21/12/2018 14:17 WIB
Bebas 24 Januari, Ahok Akan Besuk Isteri Jenderal Hoegeng Basuki Tjahaja Purnama dikonfirmasi keluarga akan keluar dari penjara pada 24 januari 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikonfirmasi pihak keluarga akan bebasr dari penjara pada 24 Januari 2019. Adik kandung yang juga pengacara Ahok, Fifi Lety Indra menyebut Ahok akan keluar pada tanggal tersebut setelah menerima remisi natal 2018.

"Buat semua yang kangen dan sayang #ahok memang benar Tgl 24 January #Ahok sudah bebas murni," kata Fifi Lety melalui akun instagramnya, Jumat (21/12).

Selepas keluar dari penjara, terpidana penistaan agama itu juga dikabarkan akan melakukan wawancara dengan salah satu stasiun televisi pada Sabtu 26 Januari 2019.



"Silakan menonton aja ya. Terima kasih sudah bertanya artinya Masih care. Doakan Yg terbaik all the best," ujarnya menambahkan.

Agenda wawancara dengan televisi dilakukan mantan bupati Belitung Timur itu di samping agenda lainnya yakni menjenguk istri mantan Kapolri (Alm) Hoegeng Imam Santoso, Merry Roeslani Hoegeng.

[Gambas:Instagram]

Sebelumnya, Ahok mengirim surat kepada Merry Hoegeng dari Mako Brimob mendoakan kesembuhan Merry. Surat yang ditulis tangan oleh Ahok itu juga menginformasikan kepada Merry bahwa dia akan bebas pada 24 Januari 2019.

"Yth Ibu Meri Hoegeng. Cepat sembuh ya bu. Saya sudah jadwalkan untuk mengunjungi ibu di rumah ketika sudah bebas," tulis Ahok dalam surat itu, Rabu (19/12).


"Saya segera bebas di 24 Januari 2019. Tuhan dan juga kami semua sayang sama ibu. Salam dari Mako Brimob," tulis Ahok.

Sementara itu, sejumlah kolega juga menyambut rencana keluarnya Ahok dari penjara. Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi Djarot Saiful Hidayat mengatakan Ahok tak membutuhkan perayaan-perayaan khusus menyambut kepulangannya.

Keluarga Benarkan Ahok Bebas 24 Januari Langsung Tampil di TVDjarot Saiful Hidayat. (CNN Indonesia/Andry Novelino)


"Saya bertemu terus terang saja sama Pak Ahok itu pada tiga minggu yang lalu. Beliau bilang jangan ada penyambutan macam-macam," ujar Djarot di Masjid Agung Ats Tsauroh, Serang, Banten, Jumat (21/12).

Djarot menuturkan Ahok meminta semua pendukungnya untuk mensyukuri kebebasannya. Sebab, ia berkata Ahok merasa hukuman dipenjara adalah urusan pribadi.


"Pak Ahok tidak mau disambut-sambut. Karena beliau merasa itu urusan pribadi," ujarnya.

Pada 9 Mei 2017, Ahok divonis pidana 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama. Ahok dihukum atas pernyataannya soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September 2016. (ain)