Korban Tewas di Lampung Selatan Akibat Tsunami Jadi 60 Orang

CNN Indonesia | Minggu, 23/12/2018 22:50 WIB
Korban Tewas di Lampung Selatan Akibat Tsunami Jadi 60 Orang Korban tewas akibat Tsunami di Selat Sunda. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban tewas di Kabupaten Lampung Selatan akibat Tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam mencapai 60 orang. Data sementara itu didapat dari kepolisian per Minggu (23/12) pukul 20.00 WIB.

Kabid Dokkes Polda Lampung, Kombes Andri Bandarsyah mengatakan, satu dari 60 korban tewas itu belum teridentifikasi. Sementara 59 korban meninggal lainnya telah dibawa keluarga korban.

"Saat ini masih berada di kamar mayat RSUD Bob Bazar, Kalianda," kata Andri, di Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (23/12) dikutip Antara.


Ia mengatakan korban yang belum teridentifikasi tersebut berjenis kelamin perempuan. Hingga sekarang belum ada pihak dari keluarga maupun sanak family korban melihat jenazah yang belum teridentifikasi tersebut di rumah sakit.


Sementara itu, Dirut RSUD Bob Bazar Kalianda dr Diah Anjarini mengatakan jumlah korban tsunami yang dibawa ke RS ini terdata 250 orang.

"Dari jumlah itu 19 diantaranya telah meninggal dunia, " katanya.

Ia mengatakan bahwa RSUD Bob Bazar Kalianda masih dapat menampung korban tsunami termasuk peralatan medis maupun obat-obatan. Pihaknya juga telah melakukan operasi terhadap sejumlah korban tsunami.

"Hanya satu korban yang dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek di Bandarlampung," ujar dia.


Dampak terparah tsunami di Kabupaten Lampung Selatan di Desa Kunjur dan Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa.

Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebut, berdasarkan data per Minggu (23/12) pukul 16.00 WIB, korban di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 48 orang meninggal dunia dan 213 orang luka-luka.
(Antara/osc)