Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan proses identifikasi jenazah korban tersebut didapatkan setelah tim DVI melakukan sidang rekonsiliasi.
Dedi menyebut 4 jenazah belum diambil keluarga, sementara 20 jenazah sampai pagi ini belum berhasil teridentifikasi. Menurut dia, pencocokan data identitas korban meninggal dilanjutkan hari ini.
"Yang belum diambil keluarga 4 jenazah dan yang belum teridentifikasi 20 jenazah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan vila rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak.
Jumlah korban dan daerah yang terdampak paling parah kerusakannya oleh tsunami Selat Sunda adalah daerah pesisir di Kabupaten Pandenglang. (fra/dea)