"Belum tahu, makanya saya mau konfirmasi dulu ya," kata Widiarto sembari berjalan menuju lobi Gedung KPK, Jakarta.
Widiarto mengaku belum tahu siapa saja pejabat di Kementerian PUPR yang ditangkap tim penindakan KPK. Ia juga belum mengetahui secara pasti proyek yang terkait dengan OTT pejabat Kementerian PUPR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat disinggung OTT pejabat Kementerian PUPR terkait proyek penyediaan air minum di sejumlah daerah, Widiarto belum bisa menjawab. Dia mengatakan ingin meminta konfirmasi langsung kepada KPK.
"Belum tahu makanya saya mau ngecek," kata dia.
Syarif menyatakan pihaknya turut mengamankan barang bukti awal sebesar Rp500 juta dan Sin$25 ribu serta satu kardus berisi uang yang masih dalam penghitungan. Saat ini para pihak yang diciduk telah berada di Kantor KPK.
Dari 20 orang itu terdapat dua pejabat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). (agi)