Malam Tahun Baru, Ma'ruf Amin Klaim Biasa Baca Alquran

CNN Indonesia | Minggu, 30/12/2018 20:36 WIB
Malam Tahun Baru, Ma'ruf Amin Klaim Biasa Baca Alquran Cawapres Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Ma'ruf Amin mengaku belum dapat memastikan lokasi dan agenda untuk menghabiskan malam pergantian tahun 2019. Namun, ia berkata bakal menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga jika tak diundang untuk mengisi acara.

"Biasanya saya kalau tahun baru itu kalau tidak menghadiri (acara) menyambut tahun baru dengan baca salawat dan zikir biasanya di rumah," ujar Ma'ruf di kediamannya di Jakarta, Minggu (30/12).

Ma'ruf mengaku biasa menghabiskan tahun baru di rumah bersama keluarga. Dalam momen itu, ia mengklaim biasa menunggu pergantian tahun dengan membaca Alquran dan zikir.
Terkait harapan di tahun 2019, Ma'ruf berharap Indonesia menjadi lebih baik, terutama dalam hal ekonomi. Menurut Ma'ruf nilai tukar rupiah harus makin diperkuat agar ekonomi nasional semakin membaik.


Dalam hal ekonomi, Ma'ruf juga berharap harga kebutuhan pokok kembali stabil. Ia berkata fluktuasi harga bahan pokok harus diatasi agar masyarakat tidak mengeluh.

"Ada langkah-langkah saya kira dari pemerintah yang akan mengendalikan situasi itu kami harapkan mulai tahun baru keadaan stabil lagi. Jadi tidak ada keluhan-keluhan dari masyarakat," ujarnya.
Selanjutnya, Ma'ruf juga berharap situasi politik semakin kondusif. Ia berharap tidak ada hal-hal yang bisa menimbulkan ketegangan.

"Saya berharap tahun 2019, tahun baru yang membawa keberkahan bagi kita seluruh masyarakat Indonesia," ujar Ma'ruf.

Di sisi lain, Maruf juga menyinggung soal bencana yang terjadi sepanjang tahun 2018. Ia berharap di tahun 2019 ada upaya lahiriah untuk mengurangi jumlah korban. Sebab, ia berkata Indonesia memiliki banyak kawasan rawan bencana.

Salah satu hal yang bisa dilakukan, kata dia, dengan menyiapkan instrumen peringatan dini terhadap bencana.

"Kita harapkan mudah-mudahan tidak ada musibah atau bencana yang besar di Indonesia ini. Mudah-mudahan kita bisa memperkecil dampak daripada musaibah itu terutama peringatan dini bagi masyarakat kita," ujar Maruf.
(pjs/DAL)