PKS Ajukan Tiga Nama Cawagub Pengganti Sandi ke Gerindra

CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 16:38 WIB
PKS Ajukan Tiga Nama Cawagub Pengganti Sandi ke Gerindra Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melayangkan surat berisi nama calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno ke Gerindra. Ada tiga nama kader PKS yang akan disetorkan ke Gerindra untuk mengisi posisi kursi DKI 2.

Ketua DPW DKI Jakarta PKS Syakir Purnomo menyebut dalam surat itu nantinya juga bakal ada nama tim uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Insyaallah surat yang berisi nama kader cawagub, tim fit and proper test akan dikirimkan ke kantor DPS Gerindra sore ini," ucap Syakir saat dihubungi, Rabu (2/1).


Syakir membeberkan tiga bakal cawagub yang akan ikut uji kelayakan dan kepatutan.
PKS Ajukan Tiga Nama Cawagub Pengganti Sandi ke Gerindra Ahmad Syaikhu. (Detikcom/Dadang Hermansyah)
Ketiganya yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

"Dari tiga nama tersebut di atas, yang nanti akan dimajukan ke DPRD DKI Jakarta hanya dua nama," ucap Syakir.

Kemudian, dua nama bakal cawagub akan dibahas di DPRD dan akan diputuskan lewat rapat paripurna.
PKS juga mengajukan dua nama tim uji kelayakan dan kepatutan. Ada nama Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) Eko Prasodjo dan pengajar Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun.

Dua nama itu akan bergabung dengan nama yang diajukan Gerindra. Mereka adalah Wakil Ketua DPD DKI Jakarta Gerindra Syarif dan peneliti senior LIPI Siti Zuhro.

Sementara, Syarif menyambut baik surat dari PKS itu. Namun ia belum bisa menentukan langkah berikutnya karena belum menerima langsung surat tersebut.

"Belum saya terima. Nanti sore saya cek staf sekretariat DPD Gerindra," tulis Syarif.

Kursi wakil gubernur DKI Jakarta mengalami kekosongan sejak Agustus 2018, setelah Sandiaga Uno memutuskan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Dua partai pengusung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, PKS dan Gerindra berhak untuk mengusulkan pengganti Sandi.

Namun, hingga Januari 2019, kedua partai belum sepakat dalam menunjuk pengganti Sandi.

(dhf/ugo)