Timses: Prabowo-Sandi Punya Kiat Khusus Hadapi Papua Merdeka

CNN Indonesia | Senin, 07/01/2019 07:38 WIB
Timses: Prabowo-Sandi Punya Kiat Khusus Hadapi Papua Merdeka Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dipastikan BPN menolak kemerdekaan Papua jika menang pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa capres-cawapres yang didukungnya bakal mempertahankan Papua di wilayah NKRI. Sikap itu akan dilakukan jika Prabowo-Sandi terpilih.

"Yang jelas, keutuhan NKRI diutamakan dan Papua akan tetap dipertahankan," ujar Dasco saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (6/1).

Dasco mengamini ada pihak-pihak yang ingin agar Papua diberikan hak untuk merdeka atau lepas dari Indonesia. Terutama didasari oleh perlakukan tidak adil dan kekerasan hingga pelanggaran HAM yang kerap terjadi di Papua.



Namun, Dasco menganggap Prabowo-Sandi bakal menerapkan kiat-kiat khusus jika terpilih dalam pilpres. Meski tidak merinci, Dasco yakin langkah khusus itu dapat meredakan letupan konflik yang selama ini terjadi.

"Kita akui bahwa selama ini masih banyak yang mendukung kemerdekaan Papua. Tetapi, mungkin dengan terpilihnya Pak Prabowo dan Pak Sandi, akan ada kiat-kiat khusus yang akan didukung oleh kedua pihak," ujar Dasco.

"Soal caranya itu kita belum bisa bilang," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.


Dalam visi misi Prabowo-Sandi yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak ada rencana yang tertulis secara gamblang perihal Papua.

Dalam dokumen itu hanya tercantum bahwa Prabowo-Sandi akan Melakukan sinergi pendekatan keamanan dan sosial ekonomi di daerah-daerah yang rawan konflik dan rawan separatisme. Rencana tersebut adalah poin nomor 17 Program Aksi Politik, Hukum, dan Hankam.

Dasco lalu menekankan bahwa Prabowo sangat memperhatikan Papua dan masyarakat setempat. Karenanya, Menurut Dasco, Prabowo pasti akan melakukan hal terbaik bagi masyarakat bumi cenderawasih tersebut.

"Setahu saya Pak Prabowo sangat concern terhadap saudara-saudara yang di papua. Paling penting terhadap keutuhan NKRI," kata Dasco.


Didukung Tommy Soeharto

Terpisah, Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang menyatakan bahwa ketua umumnya yakni Tommy Soeharto bakal membantu Prabowo Subianto mengelola wilayah Papua dengan lebih baik jika terpilih menjadi presiden. Pertama dan utama adalah mempertahankan Papua tetap menjadi bagian NKRI.

"Sejengkal pun tanah kita tak mau lepaskan dari NKRI. Itu harga mati," ujar Badar saat dihubungi.

Badar mengamini ada riak-riak yang menyuarakan kemerdekaan bagi Papua atau lepas dari Indonesia, Badar yakin Tommy Soeharto dan Prabowo bakal menempuh berbagai langkah untuk menyikapi hal tersebut.


Tindakan yang diprioritaskan yakni akan berupa persuasif atau dialog dengan mereka yang mendambakan kemerdekaan. Menurut dia, aspek HAM akan tetap dipegang dalam rangka menciptakan suasana kondusif di Papua.

Akan tetapi, Badar mengatakan angkat senjata juga bisa saja menjadi opsi. Tindakan itu akan ditempuh jika langkah persuasif tidak berjalan sesuai ekspektasi.

"Bila sudah buntu dan tak ada jalan lain baru angkat senjata," ucap Badar.

"Kita hindari nyawa melayang karena menyangkut HAM, tapi kita pun tidak mau mereka ditunggangi pihak luar yang mau mengobok-obok NKRI. Papua adalah bagian dari NKRI," ucap dia.

Timses: Prabowo-Sandi Punya Kiat Khusus Kemerdekaan PapuaKetum Partai Berkarya Tommy Soeharto diklaim akan bantu Prabowo-Sandi bangun wilayah Papua. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)

Badar lalu menjelaskan bahwa Tommy Soeharto juga bertekad ikut dalam pengelolaan Papua yang lebih baik. Tommy, lanjutnya, ingin ekonomi kerakyatan berbasis stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan diterapkan di bumi cenderawasih.

Badar yakin Tommy ingin ada perubahan di Papua. Dia merujuk dari asal usul pemberian nama asli Tommy yaitu Hutomo Mandala Putra.

Dia menjelaskan bahwa Tommy lahir saat Komando Mandala Pembebasan Irian Barat dilaksanakan. Kala itu, Presiden kedua RI Soeharto yang menjabat sebagai komandan operasi.


Atas dasar itu, Badar yakin Papua selalu ada dalam hati Tommy. Terlebih, pangeran cendana itu juga telah berkeliling Papua dalam rangka meninjau daerah pemilihannya. Diketahui, Tommy maju menjadi caleg DPR RI Partai Berkarya dapil Papua.

"Kalau mas Bowo (Prabowo) dengan Papua tidak asing lagi, beliau pernah ditugaskan menjaga stabilitas keamanan di Papua. Memimpin langsung. Jadi tak perlu diragukan cintanya pada Papua," kata Badar.

(bmw/DAL)