Komisi antirasuah sebelumnya sudah memanggil Aher sebagai saksi pada 20 Desember 2018 lalu. Akan tetapi, Aher memutuskan tak hadir pada pemeriksaan pertama tersebut. Aher diperiksa hari ini untuk tersangka Neneng Hasanah Yasin.
Nama Aher tersangkut dalam kasus Meikarta ini sejak muncul dalam dakwaan keempat tersangka pemberi suap dari pihak Lippo Group dalam sidang perdana yang dilakukan pada Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (19/12/2018).
Saat itu Aher merilis Keputusan nomor: 648/Kep.1069-DPMPTSP/2017 tentang Delegasi Pelayanan dan Penandatanganan Rekomendasi Pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga tulisan ini dibuat, baik Aher maupun Soni belum tampak hadir di Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.
Uang tersebut diserahkan PT Lippo Cikarang Tbk., melalui PT Mahkota Sentosa Utama, Billy Sindoro, pegawai Lippo Group, Henry Jasmen; dua konsultan Lippo Group yaitu Taryudi dan Fitra Djaja Purnama, Kepala Departemen Land Acquisition Perizinan PT Lippo Cikarang, Edi Dwi Soesianto serta mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Toto Bartholomeus.
Sampai saat ini baru Billy Sindoro, Henry Jasmen, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang dibawa ke pengadilan. Sementara itu Neneng dan empat anak buahnya masih dalam proses penyidikan.
(bin/dea)