Eks Dewas BPJS Ketenagakerjaan Diakui Hobi Gebrak Meja

ctr, CNN Indonesia | Sabtu, 12/01/2019 01:20 WIB
Eks Dewas BPJS Ketenagakerjaan Diakui Hobi Gebrak Meja Ilustrasi. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono mengakui mantan rekan kerjanya, Syafri Adnan Baharudin memiliki sikap yang temperamental.

Syafri merupakan mantan Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang kini tersandung masalah dugaan pelecehan seksual dengan bawahannya Rizky Amelia. Guntur mengaku dirinya pun pernah menghadapi nada tingginya Syafri.

"Saya pertama kaget memang sangat tinggi nadanya, dan gebrak meja setiap hari," kata Guntur di Jakarta, Jumat (11/1).



Guntur mengatakan ia dan juga rekan-rekan lain pun kerap mengingatkan Syafri soal sikap tempramentalnya itu. Namun, setelah kasus skandal ini muncul ke publik, Guntur menyatakan Syafri telah mengalami perubahan.

"Lebih banyak cooling down setelah kasus pertama. Jadi memang tempramen, saya aja pernah dimarahi," cerita Guntur.

Soal sikap Sayfri ini sebelumnya diungkap pula oleh Rizky Amalia. Bahkan menurut pengakuan Rizky, Syafri sering memarahinya karena menolak ajakan berhubungan badan.

Mendengar kabar tersebut, Guntur dan petinggi Dewas BPJS Ketenagakerjaan lainnya meminta agar Rizky melapor ke Dewan Jaminan Sosial Nasional. Sembari berproses hukum, Rizky pun diskors selama satu bulan.

"Jadi kami disurati pengacaranya karena ia sedang dalam kondisi tidak siap untuk bekerja. Tapi tetap dapat gaji," jelas Guntur.

Sebelumnya, dalam aduan Rizky ke Bareskrim Polri, dirinya mengaku setidaknya telah empat kali diperkosa dalam waktu dua tahun terakhir.

Belakangan, Syafri yang memutuskan mundur dari Dewas BPJS setelah kasus ini mencuat mengakui ada hubungan khusus dengan Rizky. Namun, dia tidak merinci hubungan khusus seperti apa yang dijalani keduanya.

Soal pengunduran diri Syafri dari Dewas BPJS, kata Guntur, pihaknya telah sebelumnya memang sepakat meminta rekannya itu mundur sesuai anutan kode etik terkait moral.

"Pas lah pak Syafri pun mau mengundurkan dirim Jadi ya sudah kita ikuti saja proses hukumnya," ujar Guntur.

Terakhir diketahui Syafri melaporkan balik Rizky atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Kasus kedunya kini sedang ditangani kepolisian.

(kid)