"Jadi memang konsep atau program-program yang dibuat pemerintahan Pak Jokowi yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, yang di dalamnya mengenai kemiskinan, ada pendidikan, kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang secara relatif berpenghasilan lebih rendah, yang rentan terhadap kemiskinan, itu programnya memang terbukti berjalan dengan baik, dan programnya tepat," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/1).
Agus pun optimistis pada akhir 2019 nanti tingkat kemiskinan Indonesia menyentuh angka 9 persen dari total penduduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjabarkan bahwa bantuan PKH difokuskan pada tiga hal yaitu masalah pendidikan, kesehataan, dan kesejahteraan.
"Program-program seperti ini, yang mungkin juga ada dari kementerian/lembaga lain, mempunyai fungsi besar dalam percepatan pengurangan kemiskinan," ucapnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan Indonesia pada September 2018 turun menjadi 25,67 juta orang atau setara 9,66 persen dari total penduduk. Pada Maret 2018, penduduk miskin sebanyak 25,95 juta orang atau 9,82 persen.
Secara wilayah, jumlah penduduk miskin terbesar ada di Pulau Jawa mencapai 13,34 juta orang, Pulau Sumatera 5,98 juta orang, Pulau Bali dan Nusa Tenggara 2,05 juta orang, Pulau Sulawesi 2,06 juta orang, Pulau Maluku dan Papua 1,53 juta orang, dan Pulau Kalimantan 980 ribu orang. (fra/has)