Prabowo Disebut Lebih Terbebani Isu HAM di Debat Capres 2019

bin, CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 19:16 WIB
Prabowo Disebut Lebih Terbebani Isu HAM di Debat Capres 2019 Prabowo Subianto diyakini bakal lebih terbebani dalam debat capres 2019 soal HAM ketimbang Jokowi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) diyakini bakal tetap muncul dalam debat capres 2019 edisi perdana, Kamis (17/1) esok. Namun penyelesaian kasus HAM khususnya terkait penghilangan paksa pada 1998 yang tak kunjung tuntas dinilai jadi masalah utama yang akan memberatkan kubu Prabowo Subianto.

Deputi Direktur Riset Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Wahyudi Djafar menilai kasus pelanggaran HAM yang menyeret nama Prabowo kemungkinan besar akan muncul dalam debat nanti. Pasalnya dalam 20 tahun terakhir, belum ada pembuktian yang dilakukan untuk menentukan apakah capres nomor urut 02 itu bersalah atau tidak.

"Peluang isu itu akan dijadikan amunisi tentu tetap terbuka di mana pada 2009 dan 2014 pertanyaan itu selalu muncul dan selama itu pula Pak Prabowo belum bisa menjawab dengan cukup meyakinkan bahwa dia memang tidak terlibat," kata Wahyudi dalam diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).


Sejalan dengan Wahyudi, pengamat politik dari Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menuturkan bahwa dalam debat capres 2019 besok Prabowo dalam posisi kurang menguntungkan. Dengan status keterlibatannya yang belum terpecahkan, Ujang menilai Prabowo akan terus dihantui oleh isu HAM.

Hal ini yang menurut Ujang sedikit banyak mengganjal kans Prabowo setiap kali berkompetisi di pilpres.

"Rugi memang untuk Pak Prabowo. Ini jadi hantu yang tidak pernah selesai dan bahkan saya bilang sampai meninggal dunia karena proses peradilannya tidak pernah jalan," ucap Ujang.

Kendati demikian, isu HAM ini diprediksi tak akan sehitam putih seperti kontestasi sebelumnya. Pada perhelatan ini, Jokowi sudah memerintah hampir satu periode.

Wahyudi menjelaskan lamanya penuntasan kasus pelanggaran HAM pada 1998 cukup mengaburkan pandangan publik tentang apa yang sebenarnya terjadi saat itu. Terlebih, di kubu petahana ada terduga pelaku lain seperti Wiranto yang kini menjabat Menkopolhukam.

Dalam kondisi seperti itu, Wahyudi menilai publik akan kesulitan memperoleh informasi yang lengkap mengenai pelanggaran HAM masa lalu.

"Apalagi mereka yang lahir setelah 1998, itu akan jadi persoalan sulit untuk menjadikan isu pelanggaran HAM masa lalu sebagai amunisi elektoral untuk meningkatkan elektabilitas," ucapnya.

Sementara Ujang mengingatkan bahwa masih ada kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Ia menilai berlarut-larutnya penyelesaian Novel sebagai beban bagi petahana di debat capres 2019 esok malam.

Ikuti livestreaming, live report, dan cek fakta debat capres 2019 di CNNIndonesia.com pada 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 WIB. (bin/wis)