Baju Bekas Melimpah, Korban Tsunami Banten Ambil Dua Karung

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 16:46 WIB
Baju Bekas Melimpah, Korban Tsunami Banten Ambil Dua Karung Bantuan pakaian bekas untuk korban tsunami di Banten melimpah. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bantuan pakaian bekas untuk korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Banten melimpah. Banyaknya bantuan pakaian bekas ini membuat jatah pakaian untuk satu keluarga bisa mencapai dua karung.

Korban tsunami merasa terbantu dengan bantuan pakaian ini. Pasalnya saat tsunami menerjang, ada korban yang harta bendanya ludes, termasuk pakaian.

"Kami sangat terbantu adanya bantuan pakaian itu," kata Udin, seorang warga Desa Sukarame, Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/1) seperti dilansir dari Antara.


Bantuan pakaian bekas yang layak pakai melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat yang terdampak tsunami.

Pakaian bekas dari donasi itu disimpan di rumah kepala desa hingga puluhan karung.

Masyarakat yang membutuhkan pakaian bekas bisa langsung diambil di rumah kepala desa tersebut.

"Kami hari ini membawa pakaian bekas sebanyak satu karung," kata Udin.

Sementara warga korban tsunami yang lain, Nani mengambil pakaian bekas di Kantor Kecamatan Labuan karena dikumpulkan dari donasi di kantor itu.

Sama seperti Udin, Nani juga terbantu dengan bantuan pakaian bekas yang melimpah itu.

Usai tsunami, Nani dan keluarganya hanya punya pakaian yang melekat di badan karena rumahnya hancur diterjang tsunami.

"Kami membawa dua karung pakaian bekas dan mencukupi untuk kebutuhan keluarga," katanya.

Kepala Desa Sukarame Kecamatan Carita, Pandeglang Zaenal mengatakan pakaian bekas dari bantuan donasi relatif cukup untuk warga yang terkena musibah bencana.

Saat ini, stok pakain bekas melimpah dan puluhan karung belum diambil warga.

"Semua warga mengambil pakaian bekas tertib dan warga tercukupi kebutuhan pakaian itu," kata Zaenal. (sur)