Dedeh mengaku ingin bertemu dan mencium tangan Jokowi. Niat perempuan lansia itu sempat dihalangi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjaga di sekitar lokasi acara.
Dedeh diminta untuk tidak mendekat Jokowi yang sedang melihat aneka makanan yang dipamerkan para peserta program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan gubernur DKI Jakarta yang mengenakan kemeja putih dengan celana jin berwarna biru itu mendatangi satu per satu meja tempat makanan disajikan.
Dedeh terus mengelukan nama Jokowi. Jokowi dan rombongan terus berjalan melihat aneka makanan. Sesekali calon presiden nomor 01 itu meladeni masyarakat yang ingin berfoto bersama.
Setelah melihat aneka makanan, Jokowi akhirnya sampai di dekat Dedeh berdiri. Tanpa berpikir panjang, Dedeh langsung maju menghampiri Jokowi yang berdiri tiga langkah di depannya sembari memanggil-manggil.
"Pak, bapak, bapak, bapak abi (saya) mau salim," kata Dedeh seraya mengulurkan tangan menarik tangan Jokowi.
Raut bahagia terpancar dari wajah Dedeh setelah bisa mencium tangan Jokowi. Sambil menitikan air mata, Dedeh menyampaikan mengeluhkan kondisi kesehatannya. Dia mengaku menderita sakit gula sampai tak bisa berjalan.
"Gula 600 (mg/dl), periksa dokter sudah setahun baru bisa jalan," ujar Dedeh kepada Jokowi.
Selepas itu, Dedeh juga meminta bersalaman dengan Iriana. Mendengar permintaan itu, Jokowi langsung meminta Iriana yang berdiri di belakangnya maju menghampiri Dedeh yang ingin bersalaman.
Sama seperti saat bersalaman dengan Jokowi, Dedeh beberapa kali mencium tangan Irian. Dedeh merasa bersyukur bisa bersalaman dengan Jokowi dan Iriana.
"Alhamdulillah, makasih bu, makasih banyak," ujarnya.
Tak berselang lama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita langsung menghampiri Dedeh.
Jokowi pun memberitahu Dedeh bahwa kedua orang tersebut adalah Menteri BUMN dan Menteri Sosial.
Keluhan Dedeh lantas langsung ditindaklanjuti Rini dan Agus Gumiwang.