"Ini sesuai dengan perkembangan informasi yang kami terima dari Ustaz Iim [Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir]," kata Pejabat Humas Pondok Pesantren Al Mukmin Muchson di Sukoharjo, Selasa (22/1).
Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan lokasi penyambutan dan keamanan. Mengenai keamanan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Polres Sukoharjo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa, tidak dikosongkan karena KBM 'kan pagi hari. Selain itu, kami juga akan mengundang MUI Surakarta dan MUI Kabupaten Sukoharjo pada penyambutan tersebut," katanya.
Abu Bakar Ba'asyir dan kuasa hukum paslon Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya) |
Selain itu, sambutan juga akan diberikan oleh wakil keluarga, Tim Pengacara Muslim (TPM), dan pihak pesantren.
"Kalau Pak Yusril datang, ya, beliau juga akan memberikan sambutan," katanya.
Rencananya Abu Bakar Ba'asyir akan menempuh jalur darat pada perjalanan dari Gunung Sindur, Bogor ke Sukoharjo. Diperkirakan waktu tempuh sekitar 8 kam sampai dengan 9 jam.
Sebelumnya, rencana pembebasan Ba'asyir diungkapkan pertama kali oleh Yusril Ihza Mahendra selaku penasihat hukum Presiden Jokowi, pekan lalu.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Pihak Ba'asyir telah menyatakan tidak mau memenuhi ikrar setia pada Pancasila dan NKRI sebagai syarat pembebasan. Sikap itu dilatari prinsip Ba'asyir yang disebut hanya setia dan patuh kepada Allah.
Atas sikap itu, Yusril mengatakan Presiden tetap berencana membebaskan Ba'asyir.
"Masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya seperti aspek ideologi Pancasila, NKRI, hukum, dan lain sebagainya," ujar Wiranto, kemarin.
(arh)
Abu Bakar Ba'asyir dan kuasa hukum paslon Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. (
Foto: CNN Indonesia/Fajrian