"Penyelam Yontaifib 2 Marinir Surabaya akhirnya berhasil menemukan bangkai mobil yang tercebur di Sungai Brantas, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, sekaligus mengevakuasi 3 penumpang yang terperangkap di dalamnya dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kepala Penerangan Korps Marinir TNI AL Mayor (Mar) Sutrisno, dalam siaran persnya, Selasa (29/1).
"Proses evakuasi ketiga jenazah penumpang mobil berlangsung cukup dramatis selama empat jam," ia menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Avanza dengan nopol L 1147 BF dikabarkan tenggelam saat hendak menyeberang Sungai Brantas Ngunut, Tulungagung, Sabtu (26/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Mobil itu sendiri ditumpangi oleh enam orang penumpang. Tiga orang, termasuk sopir, sempat menyelamatkan diri.
Menurut Komandan Tim Penyelam, Lettu Mar Haeruddin, pihaknya menemukan posisi mobil tenggelam pada Senin (28/1) pukul 21.47 WIB. Tim selamnya kemudian menandai posisi itu dan merencanakan proses evakuasi keesokan harinya.
"Akan tetapi berdasarkan pertimbangan cuaca yang mendukung dan cukup cerah maka malam itu juga kita lakukan penyelaman langsung, dan alhamdulillah seluruh korban bisa ditemukan dan kita evakuasi ke darat," ujar Haerudin.
"Tim kemudian membuka pintu bagian kemudi, dan membuka pintu belakang bagian bagasi sehingga korban dapat dievakuasi melalui pintu belakang mobil," ujarnya.
"Dengan dievakuasinya ketiga jenazah korban ini, maka proses pencarian dan evakuasi korban yang dilakukan oleh Tim SAR dinyatakan selesai. Hari ini, tim akan berupaya melanjutkan mengevakuasi kendaraan dari dalam sungai," tandas Haerudin.
(arh/arh)