"Ya, ini sudah berangkat dari [Lapas] Gunung Sindur karena kaki Pak Kiai [Ba'asyir] alami pembengkakan dan sudah cukup lama bengkaknya," ujar Mahendradatta, Selasa (29/1) dikutip dari Antara.
Tujuan pemeriksaan ini, kata dia, untuk mengetahui kondisi organ dalam Ba'asyir yang diduga sebagai pemicu pembengkakan kakinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Istana Isyaratkan Batal Bebaskan Ba'asyir |
Sebelumnya, Ba'asyir beberapa kali dirawat terkait masalah pembengkakan di kaki. Pada Maret 2018, Kuasa Hukum Ba'asyir Guntur Fattahillah sempat menyebut kaki mantan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu memiliki benjolan seperti kista dan menghitam.
Pengacara pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Mahendra, sempat menyebut soal rencana pembebasan bersyaratnya. Ia mengaku diperintahkan Jokowi untuk mempermudah pembebasan Ba'asyir demi alasan kemanusiaan.
Namun, hingga kini rencana pembebasan bersyarat itu menemui jalan buntuk karena Ba'asyir masih menolak syarat penandatanganan kesetiaan kepada NKRI.