Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Barat, Imran Lolori kepada CNN Indonesia menuturkan longsor terjadi sejak Selasa (29/1) malam pukul 23.15 WIT. Namun tim BPBD baru bisa bertolak dari ibu kota Jailolo ke Loloda Rabu (30/1) pagi tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data kerusakan rumah warga baru itu yang kami terima dikarenakan terkendala jaringan telekomunikasi," kata Imran.
Rumah warga terdampak longsor di Halmahera Barat. (CNN Indonesia/Sahril Abdullah) |
"Tapi Camat Loloda sudah membuka dapur umum dan ratusan warga terdampak sementara mengungsi di situ," ujarnya.
Sementara Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan pihaknya belum menerima laporan korban jiwa dari lokasi longsor. Karena itu penanganan bencana masih dilakukan BPBD setempat.
Kecamatan Loloda merupakan wilayah terpencil di Halmahera Barat. Butuh waktu hingga tiga jam perjalanan dengan speedboat untuk menuju ke sana dari ibu kota Kabupaten, Jailolo. Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem saat ini, BPBD sempat kesulitan mengirimkan timnya ke Loloda (shr/wis)
Rumah warga terdampak longsor di Halmahera Barat. (CNN Indonesia/Sahril Abdullah)