Pembongkaran sindikat itu berawal dari patroli yang dilakukan tim siber Kriminal Khusus Satreskrim Polres Jakarta Barat. Bisnis 'live show' mesum itu diketahui beroperasi rapi dan terorganisasi, serta menggunakan sarana grup obrolan di aplikasi pesan cepat Line bernama SHOW TIME.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, anggota grup tersebut bisa menikmati pertunjukan langsung (live show) mesum yang diperankan model perempuan atau model berpasangan yang sudah dipersiapkan pengelola alias admin grup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah kami tangkap para pelakunya dan sedang dalam pemeriksaan intensif," ungkap Hengki seperti dikutip dari Antara, Minggu (3/2).
Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan pihaknya mendapati peran admin grup adalah seperti muncikari yang mengatur transaksi prostitusi daring.
Admin menyediakan perempuan-perempuan yang bisa dipesan anggota grup dan menyiapkan lokasi transaksi.
"Praktik prostitusi 'online' kini sudah menjamur dengan beragam modusnya, sindikat penyedia jasa 'live show' secara 'online' ini terbilang modus baru dari praktik prostitusi 'online' terselubung lainnya." kata Edi.
Dia menerangkan dari hasil penyidikan tim siber didapati anggota grup Line 'SHOW TIME' itu sudah mencapai 500 orang.
"Admin grup 'SHOW TIME' mematok tarif beragam, mulai dari 500 ribu hingga 1 juta rupiah per orang, tergantung dari paket layanan yang diberikan admin." katanya.