Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan Dokter Terawan telah bertolak ke Singapura kemarin.
"Sudah (berangkat) Kepala RSPAD. Kemarin beliau sempat diskusi dengan saya," ucap Moeldoko di lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu (13/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya dilihat situasinya, kalau memungkinkan ya ingin," ujarnya.
Lihat juga:Jokowi Kirim Dokter Tangani Ani Yudhoyono |
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengatakan Jokowi memang sudah memerintahkan dokter kepresidenan untuk ikut menangani Ani Yudhoyono.
Diketahui, Pasal 7 huruf c UU Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI menyebutkan bahwa seluruh biaya perawatan kesehatan bekas Presiden dan bekas Wakil Presiden serta keluarganya ditanggung oleh negara.
Lihat juga:Sakit, Ani Yudhoyono Dirawat di Singapura |
"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National Universtiy Hospital Singapura," tutur SBY melalui rekaman.
SBY menjelaskan bahwa istrinya dirujuk ke rumah sakit di Singapura sejak 2 Februari lalu. Sejak itu dan hingga kini, SBY masih menemani Ani di Singapura.
---
Catatan redaksi: Berita diperbarui pada 12.02 WIB untuk menambahkan keterangan SBY bahwa Ani Yudhoyono menderita kanker darah. (uli/ugo)