Para ulama itu berasal dari Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan Bangkalan. Mereka dari unsur Nahdlatul Ulama, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Jadi tujuan pokok kami datang ke presiden dari semua perwakilan ulama se-Madura itu intinya silaturahmi. Jadi tidak ada istilah dukung-mendukung," kata Wakil Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang, Fahrurozi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami ikut membantu meluruskan, tidak hanya hoaks yang berkaitan dengan pak Jokowi tetapi dari semua pihak," ujarnya.
Lihat juga:Jokowi Minta Ulama Luruskan Semburan Hoaks |
Sementara itu, Ketua JKSN Kabupaten Sampang Soleh Sayuti mengatakan dirinya akan memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf di tanah Madura. Meskipun demikian, kedatangan para ulama se-Madura ini bukan untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Karena ini tahun politik sedikit banyak ada bahas politik," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (fra/arh)