Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan rekaman kamera tersebut ditemukan di salah satu TKP pembakaran di Grobogan, Jawa Tengah.
Dalam CCTV tersebut, terekam seorang pelaku dan sebuah kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan oleh pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila memungkinkan bisa melihat wajah pelaku itu jauh lebih bagus karena kita sudah memiliki teknologi, nanti wajah pelaku akan dikaitkan dengan KTP elektronik dan terhubung database KTP elektronik," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (14/2).
Lihat juga:Teror Pembakaran Mobil & Sepeda Motor |
"Ini akan dikembangkan apakah dia minyak tanah atau ada unsur bensinnya, nanti akan didalami," ujar Dedi.
Dedi menyampaikan dari analisis sementara disimpulkan bahwa aksi pembakaran tersebut dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Hal itu diketahui dari kesamaan pola aksi pembakaran.
"Polanya sama, bahan bakar sama, di malam hari semua pada saat masyarakat lengah dan istirahat dan TKP-nya sebagaimana besar tidak ada CCTV-nya dan jauh jangkauan aparat, jadi tidak random tapi diperhitungkan," tuturnya.
Aksi teror pembakaran kendaraan terjadi di 27 lokasi. Yakni 17 di Kota Semarang, 9 di Kabupaten Kendal, dan satu di Kabupaten Semarang.
Polda Jateng membentuk tim khusus yang terdiri atas anggota Reskrim, Intel, Sabhara, Binmas dan Brimob, untuk memburu pelaku pembakaran.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono mengatakan polda telah menerjunkan pasukan untuk mendukung patroli skala besar tersebut.
"Dari Polda sendiri ada sekitar 450 personel yang diperbantukan di Polrestabes Semarang," kata Condro.
[Gambas:Video CNN] (dis/ugo)