Koordinator Pos SAR Sibolga, Beni Setiawan mengatakan korban yang ditemukan yakni Kardiman Nazara. Korban ditemukan di bibir pantai Pulau Bintana dalam keadaan sudah tak bernyawa.
"Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan," ujar Beni, Jumat (15/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, petugas masih melakukan upaya pencarian satu korban hilang lain yakni ABK bernama Nazaral. Areal pencarian masih di sekitar perairan Pulau Bintuna. Sejauh ini luas areal yang disisir pada radius tiga mil dari lokasi kejadian.
"Kita sama-sama berdoa semoga tidak ada gangguan dalam pencarian. Semoga korban satu lagi hari ini bisa ditemukan," katanya.
"Ada pula kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan," sebut Beni.
Sementara itu, bangkai KM Mujur Indah milik nelayan teripang tersebut sudah tenggelam di dasar laut. Kapal kayu ini juga mengalami kerusakan parah.
Sebelumnya, KM Mujur Indah dengan empat awak terbakar lalu tenggelam ketika berada di perairan Pulau Bintuna, atau sekitar 38 mil dari Kota Sibolga, Selasa (12/2) sekitar pukul 15.00 Wib. Kebakaran di bagian belakang kapal nelayan pencari teripang itu dipicu ledakan elpiji yang bocor dari tabung gas 12 kilogram.
Dua anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Sibolga pada pukul 23.00 WIB. Mereka menderita luka bakar saat dievakuasi.