Prabowo akan kembali menghidupkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang sempat hadir di masa orde baru dan kini berada di bawah naungan Kementerian PUPR.
Lihat juga:KLHK, Disatukan Jokowi ingin Dipisah Prabowo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira beberapa kali alami perubahan tetapi ketika digabung dengan Kementerian PU yang begitu besar urusannya, perumahan tertinggal," kata Sudirman.
Lihat juga:Mengenal Apa Itu "Unicorn" Indonesia |
Pekerjaan pembangunan rumah yang banyak diperlukan oleh masyarakat pun, lanjut Sudirman, tertinggal lantaran kementerian yang menaunginya memegang banyak urusan pembangunan. Hal inilah yang membuat efisiensi kementerian kurang terjaga.
"Memang rumah ketinggalan, air ketinggal, jadi kita ingin kembali kepada urusan yang berdasar pada rakyat jadi nanti itu akan kita hidupkan kembali," kata dia.
"Iya [akan banyak ubah] begitu, itu kan memang kita punya ruang untuk restrukturisasi ada beberapa yang akan diubah sesuai Undang-undang," tutup dia.
Dalam debat kedua Pilpres 2019, Prabowo menyoroti penggabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan di era Jokowi. Sebab, KLH harusnya berposisi sebagai pengawas Kemenhut.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)