"Ini adalah usaha untuk mungkin untuk dendam politik ataupun intimidasi politik," kata Prabowo, usai membesuk Dhani, di Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Surabaya, Selasa (19/2).
Calon presiden nomor urut 02 itu menambahkan ada yang tidak benar dalam proses hukum yang kini menjerat pelantun lagu Laskar Cinta tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Prabowo, proses hukum Dhani yang tidak benar itu akan dicatat oleh sejarah sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.
Lihat juga:JK: Saya Kasih Tanah ke Prabowo |
Prabowo lantas mengimbau semua penegak hukum untuk benar-benar menjunjung tinggi hukum. Sebab, menurutnya, hukum adalah hal yang sakral.
"Hukum adalah sakral hukum adalah sangat sangat penting tanpa hukum negara kita akan rusak saya kira itu," kata dia.
Prabowo tiba di Rutan Medaeng, pukul 13.30 WIB, Selasa (19/2) siang, usai menghadiri Deklarasi Dukungan di Pondok Pesantren Ahtlith Tahoriqoh Syathoriyah An-Nahdliyyah, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Pukul 13.58 WIB, Prabowo meninggalkan Rutan Medaeng, diiringi pekik takbir dari puluhan simpatisan yang telah menunggunya. (frd/wis)