BPN Kaget Klaim Jokowi Soal Pembangunan 191.000 Km Jalan Desa

CNN Indonesia | Selasa, 19/02/2019 20:25 WIB
BPN Kaget Klaim Jokowi Soal Pembangunan 191.000 Km Jalan Desa Data capres petahana Jokowi soal panjang jalan desa diragukan kubu capres Prabowo Subianto. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suhendra Ratu Prawiranegara, mengaku kaget dengan pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi yang mengklaim telah berhasil membangun infrastruktur jalan desa mencapai 191.000 kilometer.

Menurut Suhendra angka capaian yang diklaim Jokowi ini patut dipertanyakan keabsahan dan validitasnya. Sebab kata dia, jalan desa itu berada di wilayah kabupaten, sementara panjang jalan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia saat ini dalam kisaran 437.000 kilometer.

"Jujur kami kaget dan terheran-heran. Saya pakai istilah ini untuk mengkritisi data yang beliau sampaikan tentang jalan desa," kata Suhendra di Jakarta, Selasa (19/2).


Suhendra kemudian menjelaskan total jalan di Indonesia sejak awal tahun 1950-an hingga saat ini kisarannya mencapai 530.000 kilometer.

"Sumber data itu dari Kementerian PUPR ya. Ini jumlah keseluruhan mencakup jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten," kata dia.

Jalan-jalan itupun, katanya, belum semuanya beraspal. Dari total panjang jalan di Indonesia sekitar 530.000 kilometer, hampir 45 persen permukaan jalannya masih berupa tanah dan kerikil.

"Jadi dengan kata lain hebat sekali dan luar biasa pemerintahan ini jika sudah dapat membangun jalan desa sepanjang 191.000 kilometer selama dalam kurun waktu 3 tahun anggaran 2015-2018," kata Suhendra.

"Artinya sudah 90 persen seluruh jalan di Indonesia sudah tidak lagi tanah dan kerikil permukaannya. Dan faktanya tidak demikian. Jadi klaim Jokowi ini tidak berdasar," kata dia.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) panjang jalan di Indonesia pada 2017 mencapai 539.353 km. Itu terdiri dari jalan aspal yang mencapai 321.093 km, dan jalan bukan aspal 218.260 km.

Dikutip dari situs Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, pembangunan jalan desa selama empat tahun sejak dana desa dikucurkan sudah mencapai 191.600 km per 12 Desember 2018.

[Gambas:Video CNN] (tst/arh)