Polisi Pastikan Ledakan di Mal Taman Anggrek Bukan Bom

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 18:32 WIB
Polisi Pastikan Ledakan di Mal Taman Anggrek Bukan Bom Kapolres Jakbar Kombes Pol Hengky Haryadi menyebut ledakan di Mal Taman Anggrek merupakan ledakan mekanikal. (CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengky Haryadi menyebut ledakan yang terjadi di dapur Mal Taman Anggrek, Rabu (20/2) pagi, bukan berasal dari bom.

"Dari tim gegana sudah melaksanakan bahwa ini adalah ledakan mekanikal dimana tidak ditemukan bahan peledak di TKP. Artinya bukan bom," kata dia, di Mal Taman Anggrek Jakarta, Rabu (20/2).

Hengky menjelaskan bahwa ledakan mekanikal terjadi karena sistem tempat pipa di dapur Mal Taman Anggrek.


"Secara mekanikal artinya gas itu berkumpul di tempat yang minim dan disambar oleh blower dan bertemu percikan api akhirnya terjadi ledakan," tuturnya.

Hengky menyatakan dugaan itu masih sementara. Hingga kini tim gegana dan forensik masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

Adapun sumber ledakan yang disebutkan Hengky ialah pipa gas di dapur lantai 4, yakni tempat makan Mal Taman Anggrek.

Pantauan dari CNNIndonesia.com dari lantai 4, terlihat manajemen telah menutup lokasi ledakan. Petugas keamanan melarang masyarakat melintasi daerah itu. Beberapa pegawai terlihat berkerumun sambil menunggu proses pemeriksaan.

Di sekitaran tempat makan masih bisa tercium sisa-sisa bau ledakan pipa tersebut. Belum diketahui pasti sampai kapan tempat itu akan ditutup.

Setidaknya ada enam orang pegawai yang menjadi korban dalam insiden pagi ini. Mereka terkena luka bakar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit. Hingga kini polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

[Gambas:Video CNN] (CTR/arh)