Senior Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan cara ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar Stasiun Gambir karena ada Malam Munajat 212 di Monumen Nasional pada Kamis malam.
"Penumpang yang akan naik KA berpotensi terjebak kemacetan lalu lintas dan kesulitan menuju Stasiun Gambir pada sore hari ini," kata Edy Kuswoyo seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekayasa berlaku mulai keberangkatan KA 7078 (Argo Parahyangan Tambahan) sampai dengan KLB 7098A (Argo Parahyangan Tambahan). Keseluruhan, ada 14 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir, yang akan drekayasa pola operasi pemberangkatannya.
"Jadi bagi penumpang KA yang kesulitan untuk menuju ke Stasiun Gambir karena terkena imbas kemacetan, memiliki alternatif untuk naik dari Stasiun Jatinegara, di mana normalnya KA yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara," kata Edy.
Penumpang diimbau untuk mengantisipasi dan memperkirakan waktu keberangkatan kereta, sehingga tidak tertinggal.
"Kita juga menyiagakan petugas untuk membantu pelayanan penumpang di sana," kata Edy. (antara/dea)