Jokowi Bakal Pidato Gagasan Politik dalam Konvensi Rakyat

CNN Indonesia | Jumat, 22/02/2019 16:38 WIB
Jokowi Bakal Pidato Gagasan Politik dalam Konvensi Rakyat Capres petahana 01 Joko Widodo dijadwalkan melakukan pidato politik dalam Konvesi Rakyat yang digelar Tim Kampanye Nasional di Sentul, Bogor, Minggu (24/2). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyatakan bakal menggelar konvensi rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (24/2).

Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Bahlil Lahadalia mengatakan dalam kesempatan itu Jokowi dijadwalkan akan memberikan pidato politik.

"Beberapa hari terakhir itu beredar informasi terkait dengan kegiatan konvensi rakyat. Dalam kegiatan itu, Pak Jokowi akan menyampaikan gagasan besar yang membangun optimis dalam rangka Indonesia yang lebih maju ke depan," ujar Bahlil di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (22/2).


Bahlil mengatakan konvensi rakyat yang digelar TKN berbeda dengan pidato kebangsaan yang dilakukan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Bahlil menegaskan dalam konvensi itu Jokowi bakal menyampaikan gagasan faktual yang berorientasi pada rakyat, terukur, dan membangun optimisme. Sementara pidato kebangsaan Prabowo, menurutnya, hanya berisi pesimisme dan tidak berpihak pada rakyat.

"Jadi kalau saya lihat perbedaannya di sana. Jadi otomatis berbeda Pak Jokowi dengan Pak Prabowo," ujar Bahlil.


Lebih lanjut, pria yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyampaikan konvensi rakyat juga merupakan momentum konsolidasi seluruh tim sukses dan relawan. Sebab, ia berkata dalam acara itu Ma'ruf dijadwalkan akan mendampingi Jokowi.

"Momentum ini dijadikan sebagai proses untuk Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin menyampaikan gagasan-gagasan besar, optimisme terhadap perkembangan bangsa untuk 2019-2024," ujar Bahlil.

Di sisi lain, Bahlil membantah informasi yang menyebut acara itu melibatkan masyarakat. Ia juga membantah TKN menyiapkan kaos hingga akomodasi dan uang makan bagi peserta konvensi rakyat. Sebab, ia mengklaim acara tersebut digelar secara sukarela.

Ia menduga informasi itu dibuat pihak yang tidak menginginkan acara tersebut terlaksana.

"Panitia tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut alias hoaks. Saya tahu bahwa hoaks ini dibuat oleh kelompok tertentu yg sudah tentu tidak ingin ada kegiatan kami," ujar Bahlil.

Lebih dari itu, ia memprediksi peserta konvensi rakyat akan dihadiri sekitar 10 ribu peserta yang datang dari berbagai wilayah.


[Gambas:Video CNN] (jps/kid)