"Elite-elite di Jakarta menganggap rakyat Indonesia mudah dibohongi, bahkan menjelang tangga 17 nanti mereka sudah punya niat bagi-bagi uang, bagi-bagi sembako," kata Prabowo dalam pidatonya, dikutip dari siaran live Facebook Partai Gerindra, Minggu (24/2).
Kendati demikian, Prabowo tidak menjelaskan lebih jauh elite yang dimaksud. Prabowo hanya mengatakan, bagi-bagi uang dan sembako hanya akan menyenangkan rakyat semata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo-Sandi, kata mantan Danjen Kopassus itu, jelas tidak memiliki uang untuk dibagi-bagi. Prabowo bahkan mengaku tak memiliki uang untuk membagikan kaus.
Dalam pidato kebangsaan itu, Prabowo kembali mengungkap keprihatinan tentang kekayaan Indonesia yang tidak tinggal di negeri sendiri. Menurut dia, banyak kekayaan alam di Indonesia yang dibawa lari ke luar negeri.
"Saya tidak rela negara saya rakyatnya susah, saya tidak rela, saya tidak bisa terima kalau petani kita tidak hidup dengan baik," ujar Prabowo.
Dalam sejarah perjalanan tiap bangsa, kata Prabowo, tidak ada negara yang kuat, tidak ada negara merdeka tidak ada negara berdaulat, kalau bangsa itu tidak menyiapkan pangan sendiri.
"Saya bersumpah kepada kaum petani Indonesia, saya akan berjuang hingga petani saya tersenyum," ujarnya.