FOTO: Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

Antara Foto,, CNN Indonesia | Rabu, 27/02/2019 13:48 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Riau jadi perhatian serius pemerintah. Warga di sekitar kebakaran kini terkepung asap kebakaran hutan Riau.

Warga Kota Dumai, Riau dikepung asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyebut, kebakaran lahan dan hutan yang terjadi sejak Januari hingga Februari 2019 sudah mencakup area dengan luas 1.136 hektare lebih. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Wilayah terparah adalah Kabupaten Bengkalis dengan area yang terbakar mencapai 817 hektare. ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Selanjutnya Rokan Hilir tercatat 132 hektare, Dumai 60 hektare, Indragiri Hilir 38 hektare, Siak 30 hektare, Kampar 15 hektare, Pekanbaru 21,01 hektare dan Meranti 20,4 hektare. ANTARA FOTO/FB Anggoro
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan jumlah lahan yang terbakar bertambah lebih dari 150 hektare dalam kurun waktu kurang dari 48 jam terakhir. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru pada Rabu angin masih berhembus dari arah Timur ke Timur Laut dengan kecepatan 10-27 km/jam. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Sejumlah kapal tanker berlabuh di sekitar perairan Pulau Rupat yang berkabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kecamatan Rupat Selatan, kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (24/2/2019). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Dengan kondisi demikian, Dumai berisiko menerima kiriman asap dari daerah tetangga yang mengalami kebakaran lahan dan hutan. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Sementara itu, citra satelit Terra Aqua pada pukul 06.00 WIB menunjukkan adanya 39 titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid