Gus Wafi justru menilai dukungannya kepada Prabowo justru menunjukkan jiwa demokratis Mbah Moen kepada putra-putranya. Dukungan kepada Prabowo ini pun diklaim beralasan dan berdasar pertimbangan matang alias tidak asal-asalan.
Bersama sang kakak, Gus Najih, Wafi mendukung Prabowo-Sandi karena pasangan tersebut dipilih melalui ijtima Ulama yang dihadiri oleh sejumlah Ulama dan pada Habib. Sementara Mbah Moen yang selama ini merupakan sosok yang hormat dan ta'dzim terhadap Habib, kata dia, akan ridho bila putranya mengikuti petunjuk para Habib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romahurmuziy. (CNN Indonesia/Mesha Mediani) |
Sebaliknya, Gus Wafi justru merasa malu dan prihatin dengan kondisi PPP dibawah kepengurusan Romahurmuzy, yang biasa disapa Gus Romi. PPP saat ini menurutnya diisi oleh orang-orang yang hanya mementingkan jabatan dan haus dengan kekuasaan, tak terkecuali Romi sendiri.
"Justru sekarang itu kami malu dengan PPP saat ini yang dikuasai rezim haus kekuasaan. Pemimpin dan orang-orangnya haus jabatan, jauh dari roh perjuangan partai yang merupakan warisan ulama, yakni ber-amar ma'ruf nahi mungkar," tambah Wafi.
Wafi pun menuding balik bila keputusan PPP mendukung Jokowi tidak sesuai dengan aspirasi akar rumput PPP.
(dmr/gil)
Romahurmuziy. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)