Anies Ancam Copot Pejabat DKI Jual Beli Jabatan

CNN Indonesia | Kamis, 28/02/2019 20:08 WIB
Anies Ancam Copot Pejabat DKI Jual Beli Jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan memecat pejabat DKI Jakarta yang kedapatan melakukan jual beli jabatan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam pejabat DKI yang terlibat dalam jual beli jabatan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Anies berharap agar para korban bisa melapor jika kedapatan ditawarkan jabatan.

"Kalau dia tidak lapor dan kemudian hari ketahuan, langsung saya copot, karena berarti itu penyuapan," ujar Anies di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (28/2).

Hal serupa diungkapkan Anies jika ada pejabat seleksi yang menawarkan jabatan serupa. Rencananya hari Senin (3/3) mendatang Anies akan mengumumkan lelang terbuka pimpinan tinggi.


"Karena kalau dia lapor, berarti dia korban pemerasan. Kalau korban pemerasan, maka kita akan usut," ujar Anies.


Ucapan Anies dipertegas Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Ia memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang bakal dilakukan dalam waktu dekat.

"Saya jamin nanti sewaktu tes sama sekali tidak ada permainan uang," kata Saefullah di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Anies Ancam Copot Pejabat DKI Jual Beli JabatanSekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)

Senada dengan Anies, ia meminta agar ASN bisa melaporkan jika ada pihak yang menjanjikan. Saefullah menjamin demikian karena dirinya kini menjabat sebagai Ketua Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab) yang bertanggung jawab dalam perombakan pejabat di DKI.

Diketahui, Anies pekan lalu baru merotasi pejabat sebanyak 1.125 pejabat dari eselon II, III dan IV. Dari angka itu setidaknya ada 16 jabatan eselon II yang masih kosong dan bakal dilelang.

[Gambas:Video CNN] (ctr/ain)