Hasto Soal Audit IT KPU: Jangan Bangun Opini karena Mau Kalah

CNN Indonesia | Minggu, 03/03/2019 04:36 WIB
Hasto Soal Audit IT KPU: Jangan Bangun Opini karena Mau Kalah Ilustrasi. (CNNIndonesia/Feri Agus).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais untuk mempercayai kerja Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu menanggapi pernyataan Amien yang meminta dilakukan audit forensik teknologi informasi (information technology/IT) milik KPU. Menurut Hasto, Amien sebaiknya jangan membangun persepsi karena merasa Prabowo-Sandi akan kalah dalam Pilpres 2019.

"Mari kita percayakan pada sistem. Jangan melakukan tindakan hanya karena mau kalah lalu membangun persepsi seolah-olah pemilu curang," ujar Hasto di sela Safari Kebangsaan PDIP di Tanggamus, Lampung, Sabtu (2/3).


Hasto mengatakan Amien seharusnya tidak boleh menciptakan ketegangan yang tidak perlu jelang Pilpres 2019. Amien juga diminta untuk mempercayakan sistem yang dimiliki KPU saat ini.


Lebih lanjut, Sekretaris TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini menuturkan IT KPU tidak memiliki keterkaitan dengan hasil pemilu. Sebab, ia menyebut penghitungan suara dilakukan secara manual.

"Rekapitulasi itu kan tetap melalui rekapitulasi manual, bukan IT-nya," ujarnya.

Di sisi lain, Hasto mengklaim pemilu 2004 paling demokratis di bandingkan dengan pemilu 2009. Sementara pada pemilu 2014, kata dia, ada sejumlah hal yang belum sempurna.

Khusus pemilu 2014, kata dia, terjadi kekurangan karena e-KTP tidak beguna secara optimal akibat dikorupsi.


"Maka Pak Jokowi dan PDI Perjuangan ingin mendorong pemiliu yang jurdil (jujur dan adil)," kata Hasto.

Lebih dari itu, ia menyampaikan audit terhadap KPU hanya bisa dilakukan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) selaku pengawas etik dan Badan Pengawas Pemilu Bawaslu.

Sebelumnya, Amien Rais meminta KPU dan Bawaslu untuk adil dalam mengawasi Pemilu 2019.

Dalam aksi Apel Siaga Umat, Amien menyebut laknat Allah menanti jika KPU dan Bawaslu tidak bisa berlaku adil dan membiarkan kecurangan.


"Kalau sampe curang, dan terbukti, tentu kita akan buat perhitungan, dan laknat Allah akan menimpa mereka," teriak Amien dari atas mobil komando di depan Kantor KPU, Jakarta, Jumat (1/3).

Amien juga mendesak ada audit forensik terhadap IT KPU dan dia menyebut Prabowo-Sandi bakal mundur jika hasil audit forensik mencurigakan. (lav/lav)