Herman Deru ke Mendikbud: Beri Saya Kuasa Angkat Para Honorer

CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 01:10 WIB
Herman Deru ke Mendikbud: Beri Saya Kuasa Angkat Para Honorer Gubernur Sumsel, Herman Deru. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meminta kuasa kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy untuk mengangkat guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Herman Deru mengeluh masih banyak guru yang sudah mengabdi puluhan tahun di Sumsel namun masih berstatus sebagai guru honorer. Di sisi lain, kuota tes ASN yang diselenggarakan pemerintah pusat belum bisa mengakomodasi seluruh guru tersebut

"Berikan saya kuasa agar dapat mengangkatnya," kata Deru dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palembang, Senin (4/3).


Deru mengatakan, banyak guru berstatus honorer sudah berusia lebih diatas 42 tahun. Dengan masa pengabdian yang panjang dan usia yang sudah matang, dirinya menanggap para guru tersebut sudah berhak menyandang status ASN.

Menurutnya, fasilitas yang diperoleh dari status ASN tersebut merupakan penghargaan negara bagi para guru yang sudah mencerdaskan anak bangsa.


" Kalau saya bisa [mengangkat status ASN], mereka sudah saya angkat," kata dia.

Sementara itu, Mendikbud Muhajir Effendy berujar, pemerintah pusat saat ini sudah mulai memperhatikan status pengangkatan para guru honorer. Seperti melalui jalur tes ASN dan tes Pegawau Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sehingga dirinya tidak bisa memberikan kuasa kepada gubernur untuk mengangkat ASN, karena ada tata cara dan sistem yang sudah dibangun. "Jalur PPPK itu untuk guru usia di atas 35 tahun yang tidak bisa ikut tes PNS," ujar Muhajir.


Sebelumnya, Muhadjir Effendy juga sempat kaget banyak guru yang sudah 20 tahun mengabdi namun masih berstatus honorer. Hal itu didapatnya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada Kamis (28/2).

Herman Deru ke Mendikbud: Beri Saya Kuasa Angkat Para HonorerMenteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Mendengar pernyataan para guru yang puluhan tahun honorer, Muhadjir berjanji akan meningkatkan kesejahteraan para guru honorer secara bertahap. Menurut dia, saat ini terdapat 800 ribu guru honorer di Indonesia yang bernasib sama dengan guru di Banyuasin.

"Guru itu orang paling ikhlas di dunia. Membesarkan anak orang lain, anaknya sendiri belum tentu sebesar anak orang lain itu. Menjadikan anak orang lain bupati seperti pak Askolani ini, meskipun anaknya tidak menjadi bupati. Walaupun gajinya sedikit, ikhlas ya," ujar dia.

[Gambas:Video CNN] (idz/ain)