Panitia Konser Ahmad Dhani: Jokowi-Ma'ruf Boleh Hadir

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 06:01 WIB
Panitia Konser Ahmad Dhani: Jokowi-Ma'ruf Boleh Hadir Konser Ahmad Dhani dipastikan akan kembali digelar akhir Maret 2019 mendatang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konser Solidaritas untuk Ahmad Dhani Prasetyo rencananya bakal direalisasikan akhir Maret 2019 mendatang. Penyelenggara konser menegaskan acara tersebut tak akan dijadikan ajang kampanye capres cawapres pilpres 2019

Salah satu panitia konser Dul Wahid Asaadi mengatakan siapapun boleh hadir dalam gelaran konser tersebut, termasuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Siapapun boleh hadir, Pak Jokowi pun boleh nonton di situ, itu tiket dijual umum. Pak Ma'ruf pun boleh, jadi itu dijual umum," kata Wahid, saat ditemui usai sidang Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/3).


Pihaknya pun mengaku tak bisa menghalangi siapapun yang hendak hadir dalam konser tersebut, termasuk kehadiran Prabowo Subianto ataupun Sandiaga Salahuddin Uno.


Sebagaimana diketahui, di konser bertajuk 'Dewa 2019 All Star: Hadapi dengan Senyuman' yang sedianya digelar hari Minggu (10/3) lalu, Sandi dijadwalkan hadir. Namun konser dibatalkan lantaran tak mendapatkan izin kepolisian. 

Rencana kehadiran Sandi itu pun sempat menuai polemik. Sejumlah pihak menilai konser ditunggangi oleh kepentingan politik. 

Menurut Wahid, Sandi berhak hadir dalam konser tersebut lantaran ia membeli tiket pertunjukan. Kehadiran Sandi dalam konser itu juga karena mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dekat dengan Dhani. Sandi, kata dia, juga tak melanggar aturan kampanye apapun. 

"Lho coba sampean buka aturan di KPU, kalau beliau (Sandi) beli tiket apa melanggar itu, ini konser murninya," kata Wahid. 


Lebih lanjut, Wahid memastikan konser yang akan digelar akhir Maret nanti tetap di lokasi yang sama, yakni Grand City, Surabaya. 

"Kita lagi komunikasi lagi. Antara tanggal 26 atau 30 Maret nanti," ujar Wahid. 

Rencananya konser untuk Ahmad Dhani itu juga bakal ditangani oleh event organizer (EO) yang lebih berpengalaman dan profesional agar kendala perizinan seperti yang dialami sebelumnya tak lagi terulang. 

"Mungkin nanti ditangani EO Jakarta, yang penting nanti kita koordinasi dengan kepolisian dengan baik. Kita urus izin kembali," katanya.

Sandiaga Uno mengaku konser mendukung Ahmad Dhani tak diizinkan polisi karena ia akan hadir. (CNN Indonesia/Hesti Rika)


Sementara itu, Dhani juga membenarkan bahwa konser untuk solidaritas dirinya bakal digelar akhir Maret nanti. Hal itu ia sampaikan sesaat sebelum sidang ketujuhnya di PN Surabaya, Selasa (12/3).

"(Konser) mundur tanggal 30. Dua atau tiga minggu ke depan," ucap Dhani, sembari berlalu, dibawa jaksa ke ruang persidangan.

Sebelumnya, konser solidaritas untuk Ahmad Dhani yang rencananya digelar di Grand City, Surabaya, Minggu (10/3) lalu dibatalkan aparat kepolisian. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan konser tersebut tidak dapat dilaksanakan lantaran pihak penyelenggara masih terganjal izin pelaksanaan konser. 

[Gambas:Video CNN] (frd/DAL)