TKN Sebut Ma'ruf Siapkan Dalil saat Debat Lawan Sandi

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 14:05 WIB
TKN Sebut Ma'ruf Siapkan Dalil saat Debat Lawan Sandi Cawapres nomor urut 02 Ma'ruf Amin disebut bakal menyelipkan ayat-ayat Alquran saat berdebat dengan Sandiaga di debat cawapres akhir pekan nanti. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani menyatakan Ma'ruf Amin akan menyelipkan ayat-ayat Alquran untuk melengkapi pernyataannya dalam debat cawapres yang berlangsung Minggu (17/3) nanti.

Arsul menuturkan calon wakil presiden nomor urut 02 itu akan menggunakan ayat Alquran secara kondisional berdasarkan pertanyaan yang diajukan moderator.

"Ya tentu, tidak tertutup kemungkinan ya itu ada [menyelipkan ayat Alquran] kan. Nanti lihat situasi debatnya dan pertanyaannya juga kan, tidak bisa kemudian itu direncanakan dari awal," kata Arsul saat ditemui di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (14/3).


Debat putaran ketiga akan mempertemukan cawapres Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat yang rencananya digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

Sekjen PPP itu menyatakan Ma'ruf telah mempersiapkan berbagai hal untuk menghadapi Sandiaga di debat cawapres dengan sangat baik.

Salah satu persiapan Ma'ruf adalah rutin berdiskusi dengan para ahli untuk mendapat berbagai masukan materi seputar tema debat. Namun Arsul enggan membeberkan siapa saja sosok tim ahli debat Ma'ruf.

Tak hanya itu, Arsul menyatakan Ma'ruf sudah melakukan simulasi terkait manajemen waktu bicara dalam debat. Kata dia, Ma'ruf sendiri masih kesulitan untuk mengatur waktu bicara yang dibatasi saat debat nanti.

"Jadi bukan soal mengajari pak kiai Ma'ruf berdebat, karena kalau soal debat beliau dari mudanya kan ada di lingkungan NU, itu kan terbiasa berdebat. Tetapi karena debat ini diatur oleh aturan-aturan tertentu ya," kata dia

Selain itu, Arsul menyatakan Ma'ruf telah menyiapkan berbagai 'amunisi' jawaban bila diserang oleh Sandiaga mengenai persoalan defisit BPJS Kesehatan dalam debat cawapres.

Diketahui, manajemen BPJS kesehatan mengalami defisit arus kas mencapai sekitar Rp16,5 triliun pada tahun 2018 lalu.

"Oh itu sudah-sudah. Artinya kalau dari sisi materi itu sudah ada, bahkan tidak hanya Kiai Ma'ruf Amin, sebetulnya kita di TKN pun diberikan soal yang selama ini disampaikan oleh teman-teman di 02 itu," kata dia.

Terpisah, Direktur Program TKN, Aria Bima menyebut Ma'ruf akan mempertahankan karakternya sebagai kiai saat debat cawapres.

"Sekarang ya tausiyah ya, tetap karakter seorang kiyai memberikan tausiyah. Tapi substansinya adalah konten-konten yang menjadi isi dari tausiyahnya," kata Aria saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta.

"Beliau kan ulama, itu [pemakaian dalil agama] sudah tidak bisa tidak," lanjut dia. (dhf/wis)