Moeldoko menyebut Bahar ingin membangun persepsi masyarakat bahwa kasus hukum yang menjerat dirinya itu seolah-olah karena campur tangan Jokowi.
"Saya pikir dari dulu sudah, bahwa sebuah penggiringan opini berjalan terus menerus, semua persoalan selalu dikaitkan dengan Pak Jokowi," kata Moeldoko di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini perlu diluruskan negara ini, agar masyarakat tidak seenaknya mengarahkan sasarannya kepada Pak Jokowi khususnya," kata Moeldoko menambahkan.
Tujuan pertama, kata Moeldoko, ada kelompok yang ingin melemahkan kepemimpinan Jokowi seolah-olah negara dikelola oleh orang yang tak mampu. Kemudian tujuan kedua membuat sebuah opini memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan politik praktis.
"Jadi presiden dalam konteks ini sama sekali tidak intervensi tidak ikut campur dan seterusnya atas proses hukum yang dijalani oleh saudara Smith," ujar Moeldoko.
"Saya sampaikan ke Jokowi tunggu saya keluar (penjara)," kata Bahar.
Bahar menyinggung ketidakadilan dalam proses hukum dari Jokowi. Pria berambut gondrong berwarna keemasan itu mengatakan Jokowi bakal merasakan kritik yang dirinya lontarkan usai bebas.
"Ketidakadilan hukum dari Jokowi. Tunggu saya keluar dan akan dia (Jokowi) rasakan pedasnya lidah saya," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)