Penutup Debat, Ma'ruf Sebut Bakal Geser Strategi Nasional

CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 23:45 WIB
Penutup Debat, Ma'ruf Sebut Bakal Geser Strategi Nasional Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyampaikan soal pergeseran strategi nasional dalam penutupan debat cawapres, Minggu (17/3). Ma'ruf mengatakan strategi nasional saat ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur.

"Kami juga akan melakukan pergeseran strategi nasional dari semula titik beratnya infrastrukutr ke pembangunan sumber daya manusia," kata Ma'ruf.

Secara umum Maruf menyatakan ia bersama Joko Widodo akan menjalankan program lanjutan dari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) saat ini.


"Jokowi-Maruf merupakan kelanjutan dari pada yang telah dilakukan Jokowi-JK untuk melakukan upaya perbaikan secara terus menerus dan berkelanjutan," ucap Ma'ruf.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya bersama Jokowi akan menambahkan dan mengoptimalkan program-program yang dasarnya diletakan oleh pemerintahan Jokowi-JK sebelumnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk melawan hoaks atau berita bohong. Ia pun berjanji akan terus melawan hoaks selama hidupnya.

"Kami juga mengajak kita semua untuk melawan dan memerangi hoaks, karena hoaks merusak tatanan bangsa Indonesia melawan dan memerangi fitnah," kata Ma'ruf.

Maruf menyindir fitnah soal pembubaran Kementerian Agama, legalisasi zinah, dan azan dilarang jika Jokowi terpilih.

Maruf bersumpah selama ia hidup ia akan memerangi apa yang justru difitnahkan itu.

Dalam kalimat terakhir penutupan debat itu ia mengatakan apabila masyarakat mempercayai kepemimpinan kepada dirinya dan Jokowi maka ia akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan memberikan hasilnya kepada generasi mendatang.

"Ya Allah, saya memang merasa sudah tidak muda lagi. Tapi kalau engkau percayakan kepada kami untuk memimpin bangsa ini, kami siap dan akan bekerja sungguh-sungguh. Hasilnya bukan untuk kami. Tapi untuk generasi yang akan datang," kata Ma'ruf.
[Gambas:Video CNN] (ani/sur)