Banjir Rendam 20 Desa di Kulon Progo, 334 Warga Mengungsi
Senin, 18 Mar 2019 08:04 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Tanggul Sungai Serang di Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, jebol dan merendam perumahan warga di puluhan desa di sekitarnya. Sebanyak 344 jiwa terpaksa harus mengungsi akibat banjir."Jebolnya tanggul Sungai Serang menyebabkan 344 jiwa harus mengungsi karena rumah mereka terendam banjir. Banjir tersebut mengenai 20 desa di empat kecamatan," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Suhardiyana seperti dikutip Antara di Kulon Progo, Senin (18/3).
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Kulon Progo terkena banjir akibat tanggul jebol setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah ini pada Sabtu (16/3) malam hingga Minggu (17/3) yang disertai angin.
Untuk menangani 344 jiwa yang mengungsi, BPBD Kulon Progo mendirikan posko utama pengungsian yakni di Stadion Cangkring dan Kantor Kecamatan Panjatan.
Sejak semalam hingga 06.15 WIB, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, Tim Reaksi Cepat (TRC), dan relawan, serta Dinsos fokus melakukan penangan bencana banjir.
"Kegiatan kami sampai pagi ini melakukan evakuasi terhadap korban banjir," katanya.
Selain itu, lanjut Suhardiyana, Dinsos Kulon Progo juga telah menyiapkan dapur umum mobile untuk menangani logistik bagi warga korban kebanjiran. "Saat ini dapur umum juga sudah tersedia, soal berapa lama dapur umum disediakan, tergantung pada pimpinan," katanya.
BPBD juga akan segera melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) terkait penanganan tanggul Sungai Serang yang jebol.
"BBWSSO merupakan pihak yang memiliki kewenangan untuk memperbaiki tanggul jebol Sungai Serang," katanya.
Terkait bencana tanah longsor di 15 titik di Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh dan Kalibawang, BPBD Kulon Progo belum melakukan identifikasi secara menyeluruh karena masih menunggu kondisi cuaca sedikit cerah.
"Rencananya, pagi ini, kami akan ke lapangan untuk mendata korban tanah longsor dan kebutuhan mereka. Semalam, kami juga sudah mengirim logistik untuk warga yang rumahnya rusak dan sudah teridentifikasi," katanya.
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Polri Tegaskan Penetapan Febrie Tersangka Usai Kantongi 2 Alat Bukti
Nasional • 5 jam yang laluMenhub Respons Dirjen Didesak Mundur Imbas Banyak Kecelakaan Kapal
Nasional • 4 jam yang laluKBPP Polri Soroti Peran Persuasif Pemerintah Jaga Kedamaian di Aceh
Nasional • 5 jam yang laluPolri Bantah Febrie soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa Agung
Nasional • 6 jam yang laluKPK: Eks Kakanwil Pajak Terima Rp700 Juta Buat Usaha Fashion Show Anak
Nasional • 8 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK