Kasus Romi, Penyidik KPK 7 Jam Geledah Kemenag Bawa 2 Koper

CNN Indonesia | Senin, 18/03/2019 20:53 WIB
Kasus Romi, Penyidik KPK 7 Jam Geledah Kemenag Bawa 2 Koper Foto ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Kementerian Agama setidaknya selama tujuh jam terkait kasus jual beli jabatan di lingkungan Kemenag yang melibatkan mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Senin (18/3).

Setelah menggeledah sejumlah ruang, termasuk ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang telah disegel, tim penyidik KPK meninggalkan komplek Kemenag yang berada di Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, sekitar pukul 19.30 WIB.

Setelah keluar dari lift, tim penyidik KPK langsung menuju mobil yang sudah menunggu di halaman kantor Kemenag. Terlihat ada dua koper hitam dari hasil penggeledahan yang dibawa tim penyidik. Koper tersebut dibawa menuju mobil dan diletakkan ke dalam bagasi.


Sekjen Kemenag Nur Kholis Setiawan dan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag Mastuki juga tampak mendampingi tim penyidik. Namun, Menag Lukman Hakim tak jua terlihat dan disebutkan telah pergi dari komplek tersebut. Padahal sekitar pukul 16.00 WIB, sang menteri terlihat mendatangi Kemenag dan mengaku karena mendengar segel KPK di ruangannya telah dilepas.


Selain menggeledah ruang kerja Lukman, penyidik juga menggeledah ruang kerja sekjen dan ruang kerja biro kepegawaian Kemenag.

Ditanyai soal hasil penggeledahan itu, Sekjen Kemenag pun mengatakan hal tersebut merupakan ranah KPK. Oleh karena itu ia tidak bisa berkomentar.

"Tugas kami mendampingi para penyidik KPK tadi untuk melakukan pembukaan segel kemudian melakukan penggeledahan sekaligus mendampingi mereka mencari dokumen-dokumen yang diperlukan yang berkaitan dengan kasus yang perlu ditangani," ujarnya kepada para wartawan.

Diketahui penyidik telah mendatangi kantor Kementerian Agama sejak sekitar pukul 12.00 WIB. 

Sebelumnya, pada petang tadi Menag Lukman datang ke kantor tersebut dan menyatakan ingin melanjutkan pekerjaan yang tertunda setelah segel di ruangannya dilepaskan penyidik.

Lukman pun mengaku tak tahu apa saja yang digeledah dan dimasukkan penyidik KPK ke dalam koper berisi barang sitaan tersebut.

"Saya belum mengetahui apa yang diambil karena baru akan masuk," kata Lukman sebelum menuju ruangannya petang tadi.

(ani/pris)