"Minggu depan aja diajukan," kata Ratna di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/3).
Dalam pengajuan tersebut, akan ada tiga orang yang menjadi penjamin bagi Ratna. Ketiga penjamin itu yakni Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, serta kedua anak Ratna, yaitu .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya awak media apakah masih ada pihak lain yang akan memberikan jaminan, Ratna mengalu tak mengetahuinya. Namun, ia mengaku bahwa dirinya tak mau merepotkan pihak lain lagi dalam kasus yang tengah menjeratnya saat ini.
Sebelumnya, Ratna mengaku bahwa dirinya memang akan kembali mengajukan penangguhan penahanan. Alasannya, kata Ratna, karena dirinya mendapat penjamin baru yakni Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
"Ada penjamin baru ya, Fahri Hamzah," kata Ratna, Selasa (12/3).
Majelis Hakim PN Jakarta Selatan sebelumnya menolak permohonan tahanan kota yang diajukan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet. Hakim beralasan tidak menemukan alasan penting untuk mengabulkan permohonan tersebut.
"Sesuai permohonan, majelis hakim sampai saat ini belum dapat mengabulkan karena menurut majelis belum ada alasan yang urgen," ujar Ketua Majelis Hakim Joni dalam sidang lanjutan Ratna di PN Jakarta Selatan, Rabu (6/3).
Di sisi lain, kuasa hukum Ratna, Desmihardi mengatakan pengalihan status penahanan diajukan dikarenakan pihaknya menilai penahanan yang selama ini dijalani kliennya bukanlah bentuk pemidanaan, tapi semata-mata hanya kekhawatiran Ratna akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulang tindak pidana.