Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman mengatakan pemilih Prabowo-Sandiaga yang bersumber dari ormas Islam seperti FPI, HTI, dan jaringan PKS memiliki militansi yang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia berkata ketiga ormas tersebut banyak membuat gerakan agar Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019.
Lihat juga:Survei Alvara: Prabowo-Sandi Kuasai Sumatera |
Jika itu terjadi, ia menyebut paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan dirugikan. Sebab, NU merupakan benteng terbesar untuk menghalangi kekalahan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
"Jika pemilih Pak Jokowi merasa lebih unggul dengan selisih elektabilitas yang lebih jauh dan mereka merasa nyaman dan tidak datang ke TPS maka akan merugikan Pak Jokowi," ujar Ikrama.
Golput Kalangan Terpelajar Rugikan Prabowo
Ikrama menyampaikan Prabowo-Sandi bakal dirugikan jika kalangan terpelajar banyak yang memilih golput. Sebab, ia berkata margin kemenangan Prabowo-Sandi pada segmen itu sebesar 9,3 persen.
Khusus untuk protes politik, ia menyebut pemilih terpelajar memilih golput jika tuntutan tidak terakomodir oleh kedua paslon.
"Jadi lebih ke sifatnya ideologis. Mereka tidak memilih karena merasa pemilihan ini tidak punya dampak langsung atau tidak merubah nasib mereka," ujarnya.
(jps/wis)