Penjelasan Ketua MUI Jabar soal Wacana Fatwa Haram Gim PUBG

CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 16:54 WIB
Penjelasan Ketua MUI Jabar soal Wacana Fatwa Haram Gim PUBG Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rahmat Syafi'i menjawab pertanyaan wartawan di Bandung, 21 Maret 2019. (CNN Indonesia/Huyogo)
Bandung, CNN Indonesia -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rahmat Syafi'i mengaku rencana fatwa terkait gim daring Player Unknown's Battle Grounds (PUGB) tak akan keluar begitu saja, dan harus melalui kajian terlebih dulu.

"Pertama, harus meneliti peristiwanya seperti apa [di Selandia Baru]. Sebab gim itu asalnya boleh. Bisa terlarang apabila memiliki akibat atau dampak langsung yang sangat mengganggu ketenangan masyarakat," kata Rahmat menjawab wartawan, di Bandung, Kamis (21/3).


Rahmat mengatakan demikian menanggapi pernyataan haramkan PUBG yang ia sampaikan setelah menghadiri jumpa pers tokoh lintas agama di Mapolda Jabar dalm menyikapi penembakan di Selandia Baru, Sabtu (16/3) lalu.


Menurut Rahmat, pihaknya tidak bisa langsung mengeluarkan fatwa tanpa adanya kajian mendalam. Jika langsung diterbitkan fatwa, Rahmat mengungkapkan, masyarakat akan mempertanyakan tentang hal yang dilarang. Untuk itu, pihaknya perlu melakukan kajian secara komprehensif perihal MUI Jabar haramkan PUBG.

"Kita belum mengadakan sesuatu penelitian bagaimana dampaknya (gim daring). Sebab sesuatu yang boleh, ketika langsung dilarang masyarakat akan bertanya apa yang dilarangnya," ucap dia. 

Kajian sendiri menurut Rahmat ada proses panjang yang harus dilakukan. Pihaknya pun tak mau terburu-buru memutuskan sebuah fatwa.

"Kajian itu meneliti masalahnya misal permainan gim. Betulkah karena pengaruh gim itu [penembakan di Selandia Baru) atau karena faktor lain. Kita hitung bagaimana pengaruhnya baru keluarkan fatwa itu," ujarnya.


Fatwa yang pernah dikeluarkan MUI dalam hal dunia daring yaitu terkait media sosial. Sedangkan terkait gim belum pernah difatwakan.

"Fatwa penggunaan media sosial waktu itu terkait maraknya hoaks, ujaran kebencian dan fake news. Tapi memang yang berkaitan dengan gim belum pernah dan akan dikaji dulu," ujarnya.

Kasus kekerasan dengan cara penembakan sadis di sebuah masjid terjadi di Selandia Baru pada pekan lalu. Hal itu membuat dunia gempar, termasuk masyarakat Indonesia. Atas kejadian tersebut, MUI Jawa Barat pun juga mengecam kasus terorisme itu.

Di sisi lain, ada spekulasi bahwa sang pelaku penembakan yang menewaskan puluhan orang tersebut melakukan aksi brutalnya karena terinspirasi gim daring PUBG. Atas dasar dugaan itulah MUI Jabar diminta tanggapannya soal akan mengkaji dampak negatif gim daring, khususnya PUBG.


[Gambas:Video CNN] (hyg/kid)